All for Joomla The Word of Web Design

Pep Guardiola Sampaikan Kritik Untuk Sterling

Pep Guardiola tak ragu untuk menyampaikan kritik kepada para anak didiknya. Peramu taktik Manchester City, Josep Guardiola I Sala mengkritik Raheem Sterling yang sempat showboating alias pamer skill gocek bola dalam pertandingan kontra rival asal satu kotanya selama ini, yakni Manchester United. Sebagaimana yang diketahui, Sterling sendiri diturunkan sebagai starter dalam pertandingan kontra skuad berjuluk The Red Devils. Sementara itu, tak dapat diragukan lagi jika performa yang ditunjukkan olehnya cukup baik. Bersama dengan David Silva dan Bernardo Silva, ia kerap mengacak-acak pertahanan Setan Merah. Pada akhirnya ia membawa City menang telak dengan skor 3 – 1 atas sang rival sekotanya tersebut. Akan tetapi menjelang berakhirnya pertandingan, Sterling sempat dihajar oleh Juan Mata. Hal itu disebabkan karena dirinya melakukan showboating dengan melakukan stepover saat mempertahankan bola di area corner. Setelah pertandingan berakhir, Guardiola mengakui jika dirinya secara umum merasa gembira dengan performa Sterling.

Akan tetapi dirinya merasa yakin bahwa mantan gelandang sayap Liverpool itu tidak perlu melakukan aksi showboating. Seperti yang dikutip dari Goal International, eks peramu taktik FC Bayern Munich dan FC Barcelona itu tak memungkiri jika dirinya suka melihat cara Sterling bermain. Cara terbaik ialah untuk mempertahankan bola dan ia melakukannya dengan Leroy dan Phil. Pep Guardiola menerangkan pada situasi ketika itu dengan dua atau tiga menit tersisa sebelum laga berakhir, mereka mengendalikannya secara mutlak. Hal ini lebih baik daripada hanya bertahan. Namun, Raheem Sterling menyebabkan beberapa gerakan dengan kaki yang harusnya bisa kita hindari.

Akan tetapi dirinya masih muda dan ia akan membaik terus. Peramu taktik Manchester City itu sendiri berpendapat jika permainan anak-anak asuhnya di babak pertama lawan Manchester United kurang bagus. Klub berjuluk The Citizens langsung mendominasi penguasaan bola begitu babak pertama dimulai. Bahkan pada menit ke 12, mereka langsung bisa mencetak gol melalui David Silva. Akan tetapi setelah itu, performa Manchester City mengalami kemunduran. Alhasil The Red Devils mulai dapat mengembangkan permainannya. Pertandingan antara kedua tim tersebut memang berjalan cukup alot. Pada akhirnya kedua tim tidak dapat mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Guardiola kemudian menyatakan bahwa di babak pertama berjalan kurang sesuai dengan keinginannya. Ia menyebut anak-anak asuhnya seperti bermain tanpa punya nafsu untuk menyerang.

Artikel Terkait :  Mampukah Spanyol menunjukkan kesabaran David De Gea yang diterimanya di Man United?

Arsitek berkepala pelontos itu mengklaim, babak pertama tak begitu bagus, tim bermain tanpa niat untuk melakukan serangan. Menurut penilaiannya, tim merasakan sedikit tekanan. Manchester United ingin bermain baik dalam derby. Pep Guardiola menilai, hal itu memang normal namun tim tetap stabil, menciptakan gol dan 15 menit pertama dilihat olehnya sangat bagus. Setelah itu, para pemain tak menekan juga dan mereka bisa bermain lebih dari biasanya. Usai waktu turun minum, The Citizens tampil lebih agresif dan bisa langsung mencetak gol pada menit 48 melalui Sergio Aguero. Mereka menambah satu gol lagi melalui Ilkay Gundogan pada menit 86. Sementara Manchester Merah dapat membalas lewat Anthony Martial. Walau begitu, Pep Guardiola senang timnya bisa berubah jadi lebih baik di babak kedua. Setelah itu tim bermain lebih baik di babak kedua dengan mengubah pressing dan tentu saja gol yang dilesakkan Sergio sangat membantu tim.

Baca Juga :

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password